Uncategorized

15 ke 16

f2a86abdf88408260b0dc53362900375

Saat saya menulis ini, jam di komputer saya sudah menunjukkan pukul 01.16 pagi. Gpp mungkin butuh sekitar 15 menit lagi buat mereview tahun yang baru saja kita tinggalkan.

Oke, jadi semuanya sudah berganti kalender ya..

2015. 

Banyak pengalaman, suka duka, dan pelajaran hidup yang saya alami sepanjang 2015.

Di bulan yang paling saya tunggu Januari, saya menghabiskan dengan bekerja. Saat itu event nya adalah T*p Razeea. Saya tiap hari, tiap pagi ke Pasar-pasar di Jabodetabek. Total saat itu kalau tidak salah menggarap > 150 pasar. Dan ada yang sampai ke luar pulau (Sumatera dan Kalimantan). Saya berulang tahun dengan bekerja di kantor.

Februari masih bekerja seperti biasa. Saat itu event S* Kli* S*ftergent di mall2. Banyak orang baru yang bergabung. Saat itu pekerjaan saya cukup baik, namun hati saya tidak sebaik kerjaan saya. Saya dan H mulai sangat renggang, jarang bertemu dan komunikasi. Kami memang sudah putus sejak tahun 2011, namun masih dekat sampai saat itu. Sama-sama sibuk, tiap nelpon hanya jam 11 malam dan kondisi saya sudah tepar. Hanya telepon beberapa detik, menit. Dia memang pernah mengajak saya serius, tapi saat itu saya masih belum kepikiran dan dia pun tidak pernah menindaklanjuti.

Sampailah di bulan Maret, hubungan kami bener2 freeze. Saya dan dia sudah sama2 malas. Waktu itu sempet jalan sekali saat dia menemani saya potong rambut. Namun hub kita berdua memang sudah flat dan tidak ada keinginan dari keduanya untuk jalan bareng lagi. Dia sudah mulai cuek dengan saya, saya pun seperti itu. Saya tanya ke dia, di bilang kalo emang udah ga bisa sama-sama lagi ya udah buat apa dilanjutkan.

Awalnya dalam hati saya bilang tidak mungkinlah, sudah 4 tahun dekat sama2 tidak punya pacar lagi kemudian pisah. Ga mungkin. Namun karena kesibukan dan jarang banget komunikasi akhirnya hub ini benar-benar renggang dan selesai.

Saya mulai jalan Tengj*s titik pertama di SD Pulo Asem. Bareng EO baru yang cukup kooperatif dan professional . Kemudian saya ditugaskan untuk jalan jadi Tim 1 utk Roadshow promo japa** 21 kota Jabar Banten. Saya berpasangan dengan tim baru dari Lampung, Wo***. Dengan supir 2 orang Alm. Dars*** dan pak Solicun (saya maggilnya yayang solicun hihi).

Saya masih inget banget, saya masuk titik ke – 3, Garut karena saya mesti jalain Tengj** dulu baru berangkat ke Garut ngeteng. Saya belum pernah ke Garut seumur hidup dan disuruh ngeteng pulak! Mana hujan gede, baru jalan dianter supir ke Terminal Bekasi Timur jam 6 sore. Terus naik bis ke Cileunyi, dari Cileunyi nanya2 sopir mobil ke Garut naik apa, akhirnya saya naik bus yang arah Tasikmalaya. Inget banget deh mana ujan gede, jam 11 malam dengan selamat saya sampe Garut. Nyampe Garut saya ga mau tau minta dijemput ke Terminal. Alhamdulillah yayang oliun jemput, dan saya sampe di Garut utk pertama kalinya.

Besok paginya saya langsung set up untuk kebutuhan meet & greet toko langganan dengan artisnya. Band yang lagu melayu itu deh . haha .. Ga mau sebut merek.

Yap, pertemuan pertama dengan yang bersama saya sekarang terjadi di Alfamart Garut. Ketika itu saya harus tarik uang utk bayar hotel, sedangkan atm saya udah limit. Dan dengan sotoy nya dan ga tau malu saya menegor orang yang lagi di alfa juga (intinya sih kalo bener Alhamdulillah, kalo salah malu2in ya udahlah yang penting usaha kalo ga siapa yang mau bayar tuh acara) “Mas Aku boleh pinjem atm nya ga buat transfer.. haha”

Dan dari situ aman, kita ga komunikasi lagi. Sama-sama ga tau sih. Saya udah sibuk dengan kerjaan saya, dia juga. Kemudian baru lah kita bertemu lagi di sebuah hotel kecil di Subang. Haha doi complain kurang kamar buat rombongannya. Saya mencoba bersikap baik terhadap tamu, akhirnya saya persilahkan utk open kamar lagi. Ya udah dari situ udah…

Jalan, jalan terus.. Kemudian kita ketemu lagi di Bekasi. Saat itu pertama kali dia minta no. hp saya. Saya kasih karena utk kerjaan. No dia sih udah dikasih ke saya, tapi saya belum sempat kontak karena masih sibuk urusin yang lain .. hehe sok sibuk lo.

Dan kita satu hotel lagi di Malingping. Udah kota ke berapa ga tau . Disitu saya diajak sama Mas Yon* dari engineering utk liat pantai pagi2. Saya ajakin W, dia semangat tapi paginya molor. Dan orang ini pengen ikut juga, janjianlah untuk sama2 bangun pagi, jam 6 udah jalan liat pantai bareng2. Saya bela2in cuci baju buat ke pantai. Ga ada maksud apa2, soalnya masa iya gue ke pantai pake kaos produk. Ntar dikira SPG.

Ternyata gossip itu cepat sekali menyebar melebihi kecepatan cahaya yah (lebay). Besoknya udah ada yang gossipin saya dan ngeledek. Tapi karena saya merasa ga ada sama sekali jadi saya cuek aja. Emang orang2 itu pada sibuk ngurusin urusan orang. Hidup sendiri juga pada belum beres.

Dan disinilah saya saat ini, di bulan tanggal 1 Januari 2016 jam 01.55 pagi. Saya udah janji mau tidur jam 2. hihi

Intinya, apa yang saya lewati di tahun 2015 memberikan banyak pelajaran hidup buat saya. Saya mengambil keputusan untuk berpisah dari orang yang bertahun2 sudah dengan saya, saya berhasil move on dari orang yang menyakiti saya, dan saya saat ini saya bersama dengan orang yang saya rasa saya butuhkan dalam hidup saya. Meskipun kata seorang teman, saya hanyalah bayang2 buat dia, buat mereka. Saya mengambil keputusan yang pasti dengan H, tapi saya menjalani sesuatu yang tidak pasti dengan orang ini. Saya tidak menyalahkan keadaan. Tuhanlah yang akan memutuskan semua. Apakah jalan saya memang dengan pria ini atau bukan.

Meskipun ke depannya masih jauh dan mungkin akan menemui rintangan, tapi saya tidak memikirkan itu. Saya hanya memikirkan apa yang ada di hadapan saya saat ini. Jika waktunya saya udah harus memikirkan yang susah2, maka saya akan memikirkannya.

Di tahun ini saya juga diberi pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam segala hal. Jangan terlalu polos dan jangan menganggap semua orang baik. Karena ini memberikan kerugian buat saya, termasuk kerugian finansial. Tidak apa, pelajaran itu sangat berharga dan sangat membekas di diri saya. Ke depannya akan jauh lebih hati-hati lagi. Saya sudah ikhlaskan, dan saya percaya sekali Tuhan tidak tidur.

Dan tahun ini tepat saya 5 tahun pasca operasi pengangkatan Tumor Ovarium. Alhamdulillah sampai pemeriksaan terakhir bulan Oktober status darah saya masih normal. Saya masih bisa melanjutkan hidup. Sudah puluhan kali saya ke rumah sakit itu, mungkin sudah cukup banayk uang yang saya keluarkan. Tapi selama keyakinan itu masih ada, saya tetap harus sembuh dan melanjutkan hidup.

Saya bekerja terlalu keras di 2015. Saya tidak bersosialiasi. Saya hilang dari peredaran.

Di Tahun ini saya juga bertemu dengan seorang Jawa, asli semarang. Awalnya cupu banget, namun sekarang jadi sahabat dekat. Sudah seperti adik sendiri karena umurnya, badannya hampir sama dengan adik saya. Bossky. Dia cukup tahu banyak tentang saya. Selalu bilang saya WONG EDAN, BLAY, kalo saya ajakin aneh2 tengah malam kalo suasana hati saya sedang tidak baik. Wong Edan, Pergi aja lo sendiri sono. Jangan ajak2 gue.. hihi.. Bossky2. Semoga cepat menemukan kucing yang baru, eh salah pacar yang baru. Kasian banget, diselingkuhin 3 x sama pacarnya. Ada yang mau ga??? Beneran lagi cari cewe banget ni bocah, diobral juga mau katanya.. haha *minta ditoyor*

Beberapa impian tercapai di 2015 ini. Terimakasih untuk Malaysia, untuk roadshow yang menyenangkan, untuk roadshow 2 yang pool2an. So proud of it, it was my masterpice.

Tahun 2015, saya sudah tutup buku. Saat ini saya di 1 Januari 2016, saya membuka lembaran baru. Hidup yang baru.

Semoga di Tahun ini semua tujuan saya bisa tercapai. 1 hal yang saat ini saya tanamkan di bathin saya, Saya tidak akan pernah mengkhianati pasangan saya. Apapun yang terjadi, saya tidak akan mengkhianati dia. Karena saya pun tidak ingin dikhianati. Uang dan segala macam bisa dicari selama besok matahari masih terbit. Saya akan menjaga orang yang saya cintai. Namun jika suatu saat dia tidak lagi bisa bersama saya, saya belum memikirkannya meskipun itu sangat2 mungkin terjadi. Saya sudah menyerahkan semuanya pada yang diatas. Semoga Tuhan memberi kesehatan, rezeki yang melimpah ruah untuk saya, Ayah Ibu, orang yang saya cintai. Jika suatu saat saya gagal lagi dalam percintaan, mungkin hati saya akan sulit sembuh.

Di akhir Desember begitu banyak cobaan yang datang. Saya harus bersabar terhadap semua yang menimpa saya. Saya percaya Tuhan itu lebih dekat dari urat leher, yakin Dia sudah menyaksikan semuanya. Ketidak adilan yang saya terima, dan kegagalan di tempat yang diimpikan. Insya Allah jika besok saya masih bisa bangun pagi, maka saya akan bangun dan berusaha lagi. Second chance? Why not. Tidak harus selalu yang pertama bukan?

Saya bertemu banyak orang, kenalan baru di tahun ini. Saya merasakan kebahagiaan, dan juga mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Semoga semua itu menjadikan saya naik kelas. Surely my Lord is with me, he will guide me through. Tentu saja Tuhan saya bersama saya, dia akan membantu saya melewati semuanya.

Welcome, Januari

Jakarta, 02.39 am

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s